Jangan sampai slogan ASEAN, "One Vision, One Identity, One Caring and Sharing Community", hanya menjadi kata-kata kosong tidak bermakna. Apalah ertinya kita menjadi negara aman dan maju sendirian akibat sikap ultra-nasionalistik, sementara kawasan di sekitar kita ketinggalan. Komuniti Asia Tenggara yang kita cita-citakan tak hanya mencakupi dimensi politik-keamanan dan ekonomi-perniagaan, namun juga dimensi sosial-budaya. Kita percaya, komuniti sosial-budaya yang bersahabat akan memperkukuhkan kestabilan politik-keamanan serta mendorong kemajuan ekonomi kawasan. Kita ingin menjadi negara yang aman dan maju di tengah kawasan yang damai dan sejahtera.
Besides the media, other form of communication between the younger generation of the two countries must be worked out so that they could be the economic and cultural purveyors that led to the formation of Indonesia-Malaysia Strategic Centre (IMSC) which will operate after Aidil Fitri.
Dalam kesempatan tersebut juga dideklarasikan pembentukan Indonesia-Malaysia Strategic Center (IMSC). IMSC adalah gabungan beberapa NGO dari Indonesia dan Malaysia, antara lain Indonesia Strategic Center (ISC), Yayasan Generasi Baru Nusantara, Center for Indonesian Reform (CIR), dan Lembaga Persahabatan Indonesia-Malaysia.